Disertasi memperbolehkan hubungan seksual di luar pernikahan ?



Disertasi adalah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa dalam menyelesaikan Program S3 ilmu pendidikan. Disertasi merupakan bukti kemampuan yang bersangkutan dalam melakukan penelitian yang berhubungan dengan penemuan baru dalam salah satu disiplin Ilmu Pendidikan.

Karakteristik Disertasi
1. Berfokus pada kajian mengenai salah satu disiplin Ilmu Pendidikan sesuai dengan bidang yang dipelajari.
2. Kajian berfokus pada penemuan baru dalam disiplin ilmu yang dikaji secara mendalam.
3. Mengunakan data primer sebagai data utama, ditunjang oleh data sekunder apabila diperlukan.
4. Ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, kecuali untuk program studi bahasa asing.

Nah baru baru ini Disertasi sedang VIRAL karena Abdul Aziz, seorang mahasiswa program doktor di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga membuat Heboh netizen karena disertasi. Abdul yakni 'Konsep Milk Al-Yamin Muhammad Syahrur sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Nonmarital'. Isinya memperbolehkan hubungan seksual nonmarital atau di luar pernikahan dengan batas-batas tertentu.

Batasan tertentu itu di antaranya tidak boleh dilakukan dengan berzina menurut pengertian Syahrur, yakni hubungan seksual yang diperlihatkan ke publik. "Jadi seorang laki-laki boleh berhubungan seksual dengan perempuan lain secara nonmarital sepanjang tidak melanggar batas-batas. Pertama yang disebut zina. Apa itu zina? Zina di sini yang dimaksud adalah hubungan seksual yang dipertontonkan," sebutnya.

"Kalau (berhubungan seksual) di kamar, tertutup, itu bukan zina, itu halal. Kedua, perempuan yang sudah bersuami, yang ketiga dilakukan secara homo, dan yang keempat dengan sex party. Kemudian nggak boleh incest. Selain itu semua boleh," katanya.

baca juga cara menjaga kesehatan rambut

Menyangkut hal ini Promotor disertasi, Khoiruddin Nasution, menjelaskan dalam penelitian Abdul mengkaji konsep milk al-yamin yang digagas Muhammad Syahrur. Syahrur ialah warga Syiria yang pernah menetap lama di Rusia, negara yang bebas dalam urusan pernikahan.

Syahrur memiliki penafsiran berbeda mengenai konsep milk al-yamin. Menurut Syahrur tidak hanya budak yang boleh dikawini, namun juga mereka yang diikat dengan kontak hubungan seksual. Pandangan Syahrur itulah yang dikaji Abdul Aziz.

baca juga artikel lainnya cara mencegah timbulnya jerawat

Tanggapan pun muncul dari Rektor UIN Yogyakarta, Yudian Wahyudi, menyebut konsep milk al-yamin ala Syahrur yang dibahas Abdul Aziz tidak mungkin diterapkan di Indonesia apabila tidak mendapatkan legitimasi dari ulama, misalnya dari MUI dan ormas keagamaan lainnya. Karena hal ini akhirnya Disertasi itu menjadi Viral dan banyak di perdebatkan berbagai kalangan.

namun pastinya berhubungaa diluar nikah menurut agama islam pasti diharamkan.

sumber gambar : pinterest

Belum ada Komentar untuk "Disertasi memperbolehkan hubungan seksual di luar pernikahan ?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel