Pengalaman Pentingnya Minum Obat Cacing Untuk Orang Dewasa


Haai assalamualikum..
Kali ini aku mau share tentang pengalaman dan apakah penting seorang dewasa seperti aku itu meminum obat cacing. Sebenarnya keseharian aku tidak melakukan aktivitas yang kotor atau berhubungan dengan hal-hal yang berhubungan dengan cacing, aku juga rajin mencuci tangan setelah melakukan sesuatu dari luar rumah, selain itu aku juga memasak daging hingga matang, dan mencuci buah-buahan serta sayuran yang akan dimakan dengan bersih.

baca juga artikel lainnya cara mencegah timbulnya jerawat

Tapi dengan pola hidup yang bisa di katakan sangat bersih itu aku terbebas dari penyakit cacingan ?, nah untuk memahaminya kita akan membahasnya secara lengkap dan juga jelas yaa, agar kita mengetahui peran penting obat cacing itu sendiri.

Apa sih penyakit cacingan ?
Cacingan merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing atau parasit yang tinggal di dalam usus seorang manusia. Parasit tersebut bertahan hidup dengan cara mengambil sari-sari makanan yang masuk ke dalam saluran pencernaan. Kemunculannya itu sendiri ditandai dengan memiliki ciri-ciri cacingan pada orang dewasa seperti sakit perut, diare, mual, muntah, kelelahan, dan menurunnya berat badan. Jadi intinya sih penyakit cacingan itu adalah disebabkan oleh cacing dan cacing itu telah hidup di dalam tubuh kita. Memang ada yaa cacing yang dapat hidup didalam tuh kita ? tentunya ada dong, kita akan bahas pada point berikutnya yaa

Jenis-jenis cacing penyebab cacingan
Jenis cacing yang dapat bertahan hidup di tubuh kita lumanya banyak loch, berikut aku jelaskan satu persatu agar kita tahu dan mengerti dalam rangka pencegahannya :

Cacing Gelang
Cacing yang pertama yaitu cacing gelang, untuk cacing ini banyak ditemui pada lingkungan yang tidak bersih. Telur pada cacing ini dapat menempel di tangan atau sela-sela kuku kita yang panjang dan masuk ke dalam tubuh. Resikonya akan lebih besar jika kita tidak rajin cuci tangan atau tidak menjaga kebersihan tangan kita. Ciri-ciri cacingan yang terjadi pada orang dewasa yang diakibatkan oleh jenis cacing ini adalah mual, muntah, diare, nyeri perut, nafsu makan menurun, dan terjadi penurunan berat badan.

Cacing Kremi
Lalu yang kedua cacing kremi yang merupakan jenis cacing berukuran kecil, yang bisa menular melalui sentuhan langsung dengan kulit atau benda yang sudah terkontaminasi. Telur cacing bisa masuk ke dalam tubuh melalui mulut atauoun hidung, kemudian menetap di saluran pencernaan, menetas, dan akan bertelur kembali di are anus saat malam hari. Mungkin saat kecil kita ingat terkena cacing ini dari kelapa yang kita makan yaa. Nah, ketika cacing kremi masuk ke dalam tubuh, maka aka nada ciri-ciri yang bisa dirasakan berupa gatal pada anus saat malam hari, ruam, dan nyeri.

baca juga cara menjaga kesehatan rambut

Cacing Pita
Kemudian ada cacing pita yang merupakan jenis cacing yang membutuhkan tempat atau inang untuk bertahan hidup. Biasanya cacing ini ada di tubuh manusia ataupun binatang, jadi cacing jenis inilah yang paling banyak dan rentan menginfeksi tubuh kita loch. Cara penulurannya yaitu telur pada cacing ini bisa masuk ke dalam tubuh melalui makanan, seperti daging mentah atau setengah matang, juga akibat berontak dengan feses binatang yang terdapat telur cacing pita. Jadi aku selalu masak daging apapun sampai matang untuk memastikan semua cacingnya hilang ataupun mati. Nah apabila kalian mengalami penyakit cacingan karena cacing pita, biasanya akan mengalami kondisi dengan ciri-ciri cacingan seperti sakit perut, mualm dan muntah, diare, sulit tidur, using, serta menurunnya nafsu makan dan berat badan.

Cacing Tambang
Lalu ada cacing tambang yang memiliki dua jenis yang biasa menyerang manusia, yaitu Ancylostoma duodenale dan Necator americanus. Kedua jenis cacing ini bisa masuk ke dalam tubuh manusia dalam bentuk telur apabila kamu memiliki kebiasaan tidak memakai sandal saat melakukan kegiatan di luar rumah. Apalgi bila area tersebut sudah terkontaminasi feses. Ciri-ciri cacingan yang terjadi pada orang dewasa ini biasanya akan muncul gatal dan ruam di kulit, sakit perut, menurunnya nafsu makan, mudah lelah, dan menurunnya berat badan. Apabila kondisi ini tidak segera ditangani, maka penderitanya bisa mengalami buang air besar berdarah.

Cacing Cambuk
Yang terakhir yaitu cacing cambuk merupakan jenis cacing yang hidup di lingkungan yang lembab dan tidak bersih. Cacing ini bisa masuk ke dalam tubuh jika kamu mengonsumsi buah atau sayur yang masih terkontaminasi dengan tanah yang mengandung cacing cambuk atau tidak mencucinya dengan bersih. Ciri-ciri terinfeksinya karena cacing ini adalah buang air besar yang disertai dengan lendir dan darah, mual dan muntah, menurunnya berat badan dan sakit kepala.

Lalu pentingkah Obat Cacing Bagi Orang Dewasa
Mungkin masih pada ingat saat kita kecil dan masih bersekolah di Sekolah Dasar (SD) kita pernah diperiksa cacingan, kita diminta memberikan sample termasuk feses kita. Hal ini wajar jika kita pahami bahwa kehidupan seorangan anak-anak sangatlah rentan akan serangan cacing, mereka kurang sadar akan pentingnya kebersihan, bermain di tempat kotor termasuk sampahan dan sungai. Mereka malas mencuci tangan, wajar sih masih kecil hehehe, jadi ujung-ujungnya lansung makan meskipun tangan masih kotor dan tentu saja makanan yang di makan itu beli di pinggir jalan yang belum tentu terjaga kebersihan dan kesehatannya.

 baca juga artikel lainnya cara mencegah jerawat

Lalu buat kita yang dewasa bagaimana ?, aku akhirnya memustuskan untuk meminumnya, karena sadar meskipun aku sudah menjalani hidup sehat namun tetap saja ada resiko atau juga kemungkinan kita yang dewasa terkena cacingan. Cacing bisa masuk kedalam tubuh kita dengan sangat mudah dan dengan banyak media yang di laluinya. Dengan semakin beragamnya aktivitas kita, lalu semakin beragam juga jenis makanan yang kita makan membuat resiko cancingan muncul.
Paling tidak jika kita benar-benar tidak menderita cacingan maka itu akan menjadi upaya pencegahan kita terhadap penyakit tersebut. Oiia untuk obat cacingnya aku beli di apotek kimia farma yaitu combrantin seharga IDR 17.000,- per strip (isinya 2) (update tanggal 01 Mei 2020), jadi aku dan pasangan meminum itu. Sebagai upaya pencegahan mengonsumsi obat cacing secara rutin (setidaknya 6 bulan sekali) perlu dilakukan. Dosis obat cacing termasuk dosis tunggal, sehingga tidak akan memunculkan efek samping berat setelah minum obat meski tubuh tidak memiliki cacing.

Upaya mencegah Penyakit Cacingan
Sebagai upaya lanjutan setelah meminum obat cacing, kita juga harus tetap menjaga pola hidup sehat kita, karena bukan berarti setelah minum obat cacing hidup kita juga terbebas dari penyakit cacingan yaa. Berikut tips untuk mencegah cacingan di keseharian kita :
  • Membiasakan diri untuk cuci tangan setelah melakukan aktivitas diluar rumah ataupun setelah menyentuh sesuatu yang kotor.
  • Minum air bersih yang sudah direbus, waspadai juga air isi ulang, jika kalian masih ragu terhadap kebersihan air da nasal muasal air tersebut, kalian bisa memasaknya sebelum diminum.
  • Memasak daging atau ikan hingga benar-benar matang, hal ini bisa membunuh cacing yang terdapat pada daging tersebut, karena kita juga tidak bisa memastikan sudah berapa lama daging dan ikan-ikan tersebut disimpan
  • Mencuci buah dan sayur hingga bersih sebelum menyantapnya, jadi jangan asal menyantapnya yaa. Akhir-akhir ini kan banyak penjual buah di pinggir jalan, perhatikan kenersihannya yaa, cuci sampai benar-benar bersih baru nikmati

Jadi itu dia pembahasan dan pengalaman aku tentang pentingnya orang dewasa untuk meminum obat cacing. Kalau menurut aku itu penting yaa, karena kita masih rentan oleh serangan cacing penyebab cacingan. Jadi tidak ada salahnya kita mengkonsumsinya untuk pencegahan dan juga meminimalkan resiko akan penyakit cacingan. Semuga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua.


Belum ada Komentar untuk "Pengalaman Pentingnya Minum Obat Cacing Untuk Orang Dewasa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel